Senin, 16 Desember 2013
Minggu, 01 Desember 2013
Tuuttttttttttttttt
Bila Kesedihan Dan Kekecewaan Datang Menyapa Lagi
Ramai yang menitiskan air mata di saat sedih, kecewa. Setiap manusia sudah diciptakan begitu. Inilah yang dinamakan fitrah.
Namun, kadang-kadang, kesedihan dan
kekecewaan kita itu berpanjangan. Ramai yang sedih kerana kehilangan
sesuatu yang di sayangi, kegagalan dalam sesuatu pekerjaan dan pelbagai
lagi.
Semua ini lah yang dinamakan mehnah dan juga tribulasi buat kita semua di dunia ini. Sukar dan perit untuk melalui semua ini.
Jadi di sini, ingin saya berkongsi
sedikit bersama sahabat dan juga seluruh pembaca tentang bagaimana untuk
kita mengurangkan rasa sedih dan kecewa itu.
Dengan harapan semua ini dapat memberi manfaat kepada anda dan juga saya.
Kadang-kadang
hati kita terasa gelisah dengan apa yang membuatkan hati kita sedih dan
kecewa. Ada sesetengah dari kita, bertindak di luar kewarasan akal.
Ada yang marah kepada insan lain yang
mungkin menjadi penyebab kepada kesedihan kita itu, ada yang
berfoya-foya dan membuang masa bersama rakan. Semua itu usaha mereka
untuk hilangkan kekecewaan.
Tidak kurang juga mereka yang berkurung
di dalam bilik, tidak makan, tidak bercakap dan sudah tidak seperti
manusia lain. Pada peringkat awal kita mengalami kesedihan dan
kekecewaan ini, mungkin murung itu perkara biasa.
Tetapi, wajarkah jika kemurungan itu
berpanjangan? Apakah ianya member kesan yang baik untuk kita? Sama-sama
kita renungkan seketika.
Kesedihan Dan Kekecewaan
Apabila kesedihan dan kekecewaan ini
datang menyapa, berilah ruang dan waktu untuk diri kita berehat sekejap,
muhasabah diri kita.
Kerana mehnah dan tribulasi yang kita hadapi itu datang dari Allah.
Kadang-kadang melalui ujian itu, DIA
ingin mengingatkan sesuatu kepada kita. Itulah pentingnya untuk kita
berfikir sejenak, renungkan kehidupan kita selama ini. Mana yang tidak
elok, kita cuba perbetulkan.
Ingat lah kembali apa tujuan kita hidup. Adakah ianya hanya untuk mendapatkan apa yang kita inginkan? Adakah kita yang menguasai dunia ini? Dan adakah tempat tinggal kita selamanya di dunia ini?
Kita hidup ini, bukan hanya untuk mendapatkan kita. Saya dan anda juga pernah melalui saat-saat kesakitan dan kesedihan dalam menghadapi ujian Allah SWT.
Kadang-kadang, saya sendiri rebah dan
terasa sudah tidak terdaya lagi untuk bangun. Tetapi, bila difikirkan
kembali, ‘apakah tujuan aku hidup?’.
Persoalan tu benar-benar menusuk ke
jiwa. Dan saat ini harus kita ingat, di dunia ini cuma persinggahan,
tempat untuk kita mencari sedikit bekalan untuk dibawa kembali kepadaNYA
nanti.
Seterusnya, sematlah di jiwa dan minda
kita bahawa semua yang ada di dunia ini termasuklah tribulasi dan mehnah
yang kita dapat itu adalah datang dari Allah.
Apa yang kita sayang itu juga datang
dari Allah, kejayaan dan kegagalan itu juga datang dari Allah. Hatta,
perasaan sayang, kecewa, sedih dan gembira itu juga datang dari Allah.
Semuanya datang dari Allah. Jadi, usah
lah kita bersedih berpanjangan, kerana Allah bersama kita dalam apa jua
keadaan dan semua itu datang dari Allah dan pastinya perasaan sedih dan
kecewa itu juga lama-kelamaan akan pergi.
Dekatkan lah diri pada Allah. InsyaAllah DIA akan membantu kita.
Seseorang yang berusaha menjadi hamba yang soleh dan solehah itu, pasti akan mengaturkan langkahnya di bumi ini dengan rapi dan kemas.
Langkah itu bertunjangkan satu matlamat iaitu untuk mendapatkan keredhaan Allah.
Di saat kesedihan, cubalah pujuk hati,
ucapkanlah “Ya Allah, hamba terima semua yang berlaku ini untuk
mendapatkan keredhaan-Mu, kuatkanlah hamba untuk menghadapi semua ini.”
Memang kadang-kadang walau sejauh mana pun kita memujuk hati ini, terdetik juga kesedihan itu walau se saat. Kan?
Walaupun begitu, cubalah untuk terus
mendidik hati kita untuk sentiasa bergerak hanya untuk mendapatkan
keredhaan Allah. Percayalah pada Allah. DIA menetapkan sesuatu yang
terbaik untuk kita.
Apabila kita redha, DIA akan meredhai
hidup kita. Dan di setiap kesedihan itu, pasti DIA telah mempersiapkan
sesuatu yang membahagiakan kita.
Yang terakhir, banyakkanlah berzikir dan
berdoa. Semua ini terlalu mudah untuk kita lakukan kerana perlakuan ini
tidak terhad. Di mana pun kita berada, kita boleh untuk berzikir dan
berdoa.
Perkara ini cukup penting walaupun
mudah. Kerana kedua-dua aspek inilah yang akan menghubungkan hati kita
dengan Allah setiap masa.
Penutup:
Semua yang dinyatakan di atas ini
hanyalah sedikit perkongsian buat sahabat. Mungkin ada tips-tips lainnya
untuk mengurangkan kesedihan dan kekecewaan itu.
Tetapi inilah yang sentiasa saya
praktikkan untuk diri ini. Kadang-kadang air mata itu tetap mengalir di
saat kesedihan dan kekecewaan. Tetapi dengan perkara di atas ini, serba
sedikit saya mampu memujuk hati ini.
Jika terdapatnya pertambahan, boleh lah kita kongsi bersama. Semoga hidup kita sentiasa di berkati oleh NYA.
Teruskan berusaha menjadi manusia yang
lebih baik walaupun dosa masa lampau kita itu mungkin terlalu besar dan
memberi kesan mendalam pada hidup kita. Namun, percayalah pada Allah.
Yakinlah pada DIA.
Kecewa
Kecewa ialah rasa yang tak pernah dihilangkan,walaupun berpisah adalah jalan terakhir dalam suatu hubungan ..
Cinta tak sepatut nya menuntut dia atas keinginan mu..
ingat lah bahwa disatu sisi cinta pergy karena sifat atau ego yang tak terkendali..
Mengembalikan sebuah kepercayaan dalam suatu hubungan itu sangat lah sulit..
Bak menyambung benang yang putus,sudah disambung tetap saja kelihatan luka itu..
Jaminan cinta itu sendiri ya kalau tidak patah hati berarti mati ..
Jangan biar kan KECEWA merusak masa depan mu..
Karena semua tak kembali seperti semula.
Tahu kah kamu,selain indah nya Cint,ia juga berduri TAJAM dan sanggup melumpuhkan segala nya,,
dan kata2 AMARAH yang sering timbul dan muncul bila seseorg di landa KECEWA ..
Amarah adalah "pintu" segala kejahatan yang dibuka oleh setan. Melepaskan amarah berarti memberi kesempatan setan memperdaya diri kita.
"Sesungguhnya aku akan mengajarkanmu satu kalimat yang jika engkau mengucapkannya akan hilang (amarah) darinya, yaitu jika ia berkata, 'Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk'."
(HR Bukhari)
Salah satu alasan bagi kita untuk menahan amarah, adalah karena "melepaskan amarah itu mengumpulkan kejahatan, sedangkan menahannya adalah mengumpulkan kebaikan," tulis Imam Ahmad bin Hanbal.
Sementara itu Imam Ja'far bin Muhammad mengatakan, "Amarah adalah kunci segala kejahatan."
Ya dan itu yang sedang saya kelolah sekarang..
Berusaha tidak marah :) ,tetapi sulit tuk dilupakan ...
Semoga itu hal terbaik,dan tidak mungkin saya ulang kembali...
Cinta tak sepatut nya menuntut dia atas keinginan mu..
ingat lah bahwa disatu sisi cinta pergy karena sifat atau ego yang tak terkendali..
Mengembalikan sebuah kepercayaan dalam suatu hubungan itu sangat lah sulit..
Bak menyambung benang yang putus,sudah disambung tetap saja kelihatan luka itu..
Jaminan cinta itu sendiri ya kalau tidak patah hati berarti mati ..
Jangan biar kan KECEWA merusak masa depan mu..
Karena semua tak kembali seperti semula.
Tahu kah kamu,selain indah nya Cint,ia juga berduri TAJAM dan sanggup melumpuhkan segala nya,,
dan kata2 AMARAH yang sering timbul dan muncul bila seseorg di landa KECEWA ..
Amarah adalah "pintu" segala kejahatan yang dibuka oleh setan. Melepaskan amarah berarti memberi kesempatan setan memperdaya diri kita.
"Sesungguhnya aku akan mengajarkanmu satu kalimat yang jika engkau mengucapkannya akan hilang (amarah) darinya, yaitu jika ia berkata, 'Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk'."
(HR Bukhari)
Salah satu alasan bagi kita untuk menahan amarah, adalah karena "melepaskan amarah itu mengumpulkan kejahatan, sedangkan menahannya adalah mengumpulkan kebaikan," tulis Imam Ahmad bin Hanbal.
Sementara itu Imam Ja'far bin Muhammad mengatakan, "Amarah adalah kunci segala kejahatan."
Ya dan itu yang sedang saya kelolah sekarang..
Berusaha tidak marah :) ,tetapi sulit tuk dilupakan ...
Semoga itu hal terbaik,dan tidak mungkin saya ulang kembali...
Langganan:
Postingan (Atom)